Artikel terbaru Like/Subscribe untuk ikuti Jejakbagus.com

Jadilah Berkualitas

Hari sabtu kemarin, saya mengajak kedua anak angkat saya jalan-jalan mencari makan malam di salah satu resto di Kota Jombang. Memang tidak ada planning sebelumnya, tapi setelah seharian kerja & tidak ada kegiatan lagi maka sekali waktu mengajak anak-anak di resto yang lumayan terkenal.

Selalu ada pembelajaran dari setiap aktivitas kita, itu yang saya terapkan pada anak-anak. Saat memasuki di area parkir, saya bertanya kepada anak-anak lebih banyak mana antara pembeli yang membawa mobil dengan sepeda motor, dijawabnya mobil yah.

Saat masuk didalam ruangan, apa yang bisa kita lihat dari ini semua, iy ruangannya ber-AC, kebersihan terjaga, pelayannya memakai pakaian rapi bilang, nah inilah yang bisa membuat nilai jual bisa menjadi lebih tinggi. Kebetulan saat itu kita pesan ayam kremes dan Gurami asam manis. Lihat masakan ini, sebenarnya kalau kita beli di warung pinggir jalan harganya tidak semahal ini, rasanya juga warung dipinggir jalan tidak kalah enaknya. Tetapi karena tempat dan penyajiannya ditempat yang elegan sehingga harga ikut terangkat naik.

Sama dengan kehidupan kita nak, maka kenapa ayah selalu menekankan “keraslah pada kehidupan ini, biar kehidupan ini lunak padamu, bukan Alam yang menyesuaikan kita tetapi kitalah yang menyesuaikan alam”. Saya sering mengatakan tambah jam untuk belajar mu, ibadah dhuhamu dan tahajudmu jagalah selalu, dan yang terpenting jujurlah pada dirimu saat ujian apapun itu dan jangan menyontek.

Ayah teman saya itu menyontek dan nilai nya buagus gimana ini, tanya anak saya yang SMA, nak tenang saja biarkanlah itu sudah menjadi pilihannya, kamu jangan ikut-ikutan. Kita sudah ibadah pada tuhan dengan penuh kejujuran & ketulusan, eh disaat ujian malah tidak jujur. Ibaratnya sejauh pengalaman saya sesuatu yang diawali dengan ketidakjujuran maka hasilnya pun ikut tidak maksimal.
Semua akan indah pada waktunya, perjuangan & kerja keras kita pasti akan dibalas Allah suatu saat nanti. Jika kita menyontek disaat ujian sama halnya dengan kita mengurangi kualitas & nilai kita sesungguhnya di mata Allah. Bisa jadi nilai kita baik saat ini tetapi bila dimata tuhan kita terus menurun maka di masa depan akan disulitkan Allah

Sahabat jejak bagus, sambil menanti makanan tiba, dua anak saya ini saya ajak untuk menghafal surat Al-Mulk, untuk menambah hafalan qur’annya. Jika sudah hafal maka ayah beri hadiah.

Untuk inilah maka jika kita ingin memiliki nilai jual yang tinggi, maka perbaiki diri kalian dan jadilah manusia berkualitas dengan potensi yang sudah ada. Bila kita (mohon maaf kurang pintar) maka lebih dekatlah terus dengan Allah & orang-orang yang bernuansa positif.

Itulah sekilas perjalanan jejak bagus, semoga bisa diambil pelajaran untuk bersama agar kita terus bisa memperbaiki diri lebih baik lagi.

Salam Perjuangan & smg menjadi lebih baik

Harapan Itu Masih Ada


Para pejuang masa depan

Kehidupan ini sesungguhnya Indah bila disikapi dengan indah dan buruk bila dipandang dengan buruk pula, begitu juga dengan harapan yang terpatri dalam pikiran kita. Semua bisa menjadi kenyataan atau segalanya hanya buaian semata. Ana ingda dzoni Abdibi (Allah sesuai dengan prasangka hambanya), maka berhati-hatilah & jagalah dengan pikiran kita.

Sahabat Jejak Bagus, keseharian bersama lembaga yang kami pimpin (LBB SSC) berusaha memberikan semangat perjuangan, wawasan tentang kehidupan dan pengalaman-pengalaman inspirasi untuk siswa-siswi jenjang SMA maupun SMP di daerah perkotaan maupun daerah-daerah.

Dari perjalanan inilah saya melihat ada banyak harapan-harapan besar yang muncul dalam benak mereka, rata-rata ingin mempersembahkan prestasinya kepada orang yang spesial di dalam dirinya yakni orang tuanya. Hati sempat menangis saat mendapat anak didik yang memiliki keinginan semangat membara untuk kuliah tetapi keadaan ekonomi orang tuanya sangat tidak memungkinkan. Bahkan orang tuanya menganjurkan untuk tidak kuliah & hal itu sempat membuat drop anak ini. Alhamdulillah & bersyukur berkat motivasi maupun keyakinan kepada anak ini bahwa ada Allah sang pemberi rezki, kita bangun & jemput rezki-rezki dengan ibadah-ibadah tahajud, dhuha dan lainnya. Anak ini tahun ajaran lalu masuk ke PTN Universitas Trunojoyo dengan mendapat Bidik Misi. Sahabat hingga saat ini saya masih berkomunikasi dengannya untuk melihat perkembangannya.

Begitulah haru kebahagiaan saat melihat anak didik bisa berhasil masuk PTN. Namun, terkadang juga sangat disayangkan karena terlalu ingin mempersembahkan prestasi, banyak anak-anak kita hari ini yang menempuh jalan pintas, malas belajar tetapi saat ulangan melakukan tindakan yang menurunkan kualitas mereka dengan mencontek maupun mengerpek. Dalihnya adalah menolong orang tua hmmm begitulah... Senantiasa saya kembalikan kepada mereka, hidupmu ini tidak ditentukan oleh suatu nilai, banyak variabel lain yang membuat orang tua kita bahagia.

Begitu melihat wawasan seperti inilah rasanya perlu dilakukan pembukaan mindset mereka, kita masukkan mental baru dengan memberikan hypnolearning dari setiap even yang kami kerjakan, mereka menangis dengan penuh penyesalan dan berusaha menjadi pribadi baru untuk meraih prestasi yang lebih baik di masa yang akan datang.

Kehidupan ini terus berputar dan harapan itu selalu datang lalu pergi nan jarang kembali. Kami senantiasa menyosialisasikan hidup selayaknya indah bila menerapkan 3 kecerdasan. Yakni IQ (kecerdasan intelektual), EQ (kecerdasan emosional) dan SQ (kecerdasan spiritual). Tiga komponen tersebut merupakan satu kesatuan dan tidak ada yang berdiri sendiri, semuanya saling menompang dan mendukung. Untuk mengerjakan soal atau tugas kantor maka diperlukan namanya IQ, sedang saat berkomunikasi dengan orang lain maka diperlukan ilmu EQ (Horisontal), sedang saat bermuhasabah kepada Allah dipakailah SP (Vertikal).

Indah terasa kehidupan ini bila diterapkan di dunia ini, tidak percaya.... Coba saja. Harapan janganlah dihapus mari kita raih "the Show Must Go On". Selama nafas masih ada teruslah engkau kejar dengan 3 kecerdasan tadi, tentu saja harus ada evaluasi dari rencana dan Action kita. Banyak kejadian bila hanya mengandalkan IQ saja maka saat mengalami cobaan berat dia jatuh lalu sakit, down & depresi. Sedang bila hanya IQ dan EQ saja sudah banyak terbukti akan melahirkan Koruptor-koruptor berdasi yang cukup handal. Untuk itulah diperlukan juga IQ, EQ dan SQ untuk meraih impian dan harapan kita.

Sahabat mari kita optimalkan peran kita untuk menjadi pribadi yang bernilai didunia ini, semoga sukses...amin
Salam perjuangan & lebih baik

Sudahkah Anda Kreatif & Inovatif untuk hari ini???
















Beberapa Waktu lalu saat saya menghadiri pameran Exhubition Exspo, disekitar acara tersebut terdapat penjual yang didatangi pngunjung cukup ramai, saya dekati ternyata terdapat penjual Tas dengan berbagai macam fungsi.

Bapak penjual tersebut menjual tas dengan cara menaruh banner didepannya, memakai mic, dengan gaya promosinya bapak tersebut mampu menarik para pengunjung saat itu & klosing nya juga bagus. Pengunjung tertarik & banyak yang beli. Hal ini memang tak lepas dari cara kreatif dalam memasarkan tas dengan memiliki fungsi berbagai macam (inovasi) tersebut kepada pengunjung.

Topik hari ini adalah tentang kreatif & inovatif. Kata kreatif berasal dari bahasa Inggris “create” yang berarti membuat, creation artinya hasil buatan. Kemudian kata tersebut diadopsi kedalam bahasa Indonesia yaitu kreatif. Kurang lebih orang kreatif adalah orang yang memiliki kemampuan untuk membuat atau menghasilkan sesuatu yang baru.

Hidup ini penuh dengan perubahan, bagi siapa saja tidak ingin berubah (stagnan) maka bersiap-siaplah akan tergilas dengan berjalannya waktu. Persaingan semakin banyak tetapi tidak lantas membuat diri kita down (jatuh) melainkan harus membuat kita lebih semangat dalam berjuang tentu dengan cara yang lebih kreatif lagi. Sekali lagi seperti yang telah ditulis sebelumnya "orang hebat bukan melakukan hal-hal baru tetapi melakukan hal biasa dengan cara yang lebih kreatif dan inovatif".

Tidak hanya kreatif dalam melangkah diperlukan inovatif juga. Inovatif itu lebih memperbaharui suatu hal (produk). Ketika langkah kita terasa biasa dan stagnan maka saat itu pulalah diri kita perlu melakukan terobosan baru (inovasi). Bisa jadi saat terjadi trend stagnan seperti itu ibarat kurva sudah mengalami titik jenuh dan mengalami penurunan, bila tidak ada perubahan maka penurunan ini sampai hilang diri kita tak berbekas. Kasus ini berlaku disemua aktivitas, baik itu dalam bekerja, kuliah ataupun belajar di Sekolah.

Selalu tanamkan “Kreatif” & “Inovatif” dalam melangkah maupun membuat sesuatu. Gunakan otak kita terus untuk berpikir secara “kreatif & inovatif”, karena saat otak kita diajak keras berpikir hal seperti itu maka semua anggota tubuh kita akan bergerak dengan kreatif & inovatif pula. Semua hasil nya akan nampak setelah dipegang orang yang suka "kreatif & inovatif" dibanding dengan orang yang memilih aman tanpa ingin melakukan perubahan.

Tidak usah langsung besar dalam melakukan kreatif & inovatif, mulailah dari yang kecil di sekitar kita. Kalau sudah pikiran terpola kreatif & inovatif, maka bersiaplah hal-hal besar akan siap engkau rubah wahai sahabat menjadi lebih baik. amin

Untuk Semuanya Semangat selalu
Semoga sukses....
Yakin pasti Bisa karena ada Allah (Keyakinan Luar biasa karena bersama Allah)

Berhenti Sejenak untuk melihat Impian

Tak terasa sudah sebulan lamanya jari jemari ini mangkir menulis tulisan dalam blog ini, hmmm rasanya rindu bercampur haru bisa mengetik lagi. Urusan duniawi memang rasanya takkan ada habisnya bila dikerjakan terus, bahkan bila ada yang mengatakan waktu 24 jam itu sangatlah kurang untuk menyelesaikan semua pekerjaan-pekerjaan kita didunia ini(hehehe lebai banget).

Sudah bulan Maret sahabat lepas dari 2013 masuk ke 2014, saatnya berhenti sejenak yuk kita melihat impian kita, sampai sejauh ini berapa persen sudah impian kita yg terlihat tembus sesuai harapan Resolusi diawal tahun 2014 atau justru kebalikannya sampai detik ini masih gelaaap bin suram bahkan malah menjauh dari tanda-tanda keberhasilan alias BAD. Ibarat bermain layang-layang terkadang harus di ulur terkadang ditarik, hmm begitulah seharusnya kita ada kalanya tempo cepat & lambat.

Sahabat sama dengan penulis ini, impian dan target masih terus diupayakan tetapi masih cukup kecil sekali prosentase kalau dihitung hitung, tidak apa-apa selalu kita evaluasi terus apa yang sudah kita lakukan untuk menggapai prestasi kita itu. Orang hebat bukanlah melakukan sesuatu yang baru, melainkan melakukan hal-hal biasa dengan cara yang baru. Jangan bosan untuk berinovasi ya sahabat. (selalu ada pilihan untuk menjadi lebih baik)

Banyak hal yang bisa kita lakukan selain mengevaluasi langkah-langkah kita, yaitu Selalulah berkumpul dan bergaul di komunitas-komunitas yang mendukung impianmu itu. Kekuatan saat berkumpul itu akan membuat diri kita tertular menjadi lebih semangat kembali dalam meraih impian mu, ibarat seperti HP yang kena charge kembali saat kosong bahkan saat drop.

Satu tahun ada 12 bulan, sekarang bulan ke 3, Insya Allah masih ada 9 bulan lagi jadi tetap fokus kepada sesuatu yang mendukung impianmu berhasil. Bukan masalah berapa diri kita jatuh tetapi berapa banyak kita bangkit untuk meraih impian kita. Selalu sertai usahamu mulai kecil hingga besar dengan Doa terbaikmu yang paling tulus, ajaklah TuhanMu dalam meraih impianmu. Insya Allah diakhir tahun nanti kita sharing impian & target kita apakah tembus 100 %, kurang atau bahkan lebih. Menyenangkan untuk dinanti dan dinikmati proses ini.

Semoga Sukses sahabat...amin
Salam perjuangan untuk masa depan lebih baik.
Yakin Pasti Bisa karena ada Allah

MASALAH TIDAK AKAN PERGI



Kedamaian seseorang itu bukan disaat dia jauh dari masalah, tetapi saat dia mampu menghadapinya dengan anggun

Sahabat tanpa terasa sudah mau berganti bulan, serasa kemarin awal tahun baru & sekarang akhir bulan Januari 2014. Waktu begitu cepat melewati hari-hari kita, baik suka maupun duka, baik tertawa ataupun sedih telah mengiringi hidup ini. Yang bisa kita ambil pelajaran dalam kehidupan ini adalah ternyata setiap pribadi justru menjadi lebih pintar & kuat saat datangnya “masalah”.

Tentu saja dengan datangnya masalah kehidupan, tidak begitu saja langsung menaikkan pribadi kita ke level lebih baik, tetapi harus ada proses menjalani & kalau perlu menghadapinya. Nah pada saat inilah terlihat kualitas sesungguhnya seseorang itu sendiri, apakah lemah atau kuat. Jangan menanyakan kualitas yang seperti apa, karena setiap pribadi nanti bisa memiliki penilaian yang berbeda.

Sahabat catatan penting untuk kita semua, jangan hanya menilai kualitas seseorang dari penampilan saja, misalnya dia sering ke masjid atau ahli spiritual (maka kita anggap mereka pasti lebih berkualitas saat menghadapi masalah), itu tidak salah tetapi tidak 100 % benar apa adanya.

Saya punya pengalaman menyedihkan, teman saya seorang pebisnis dibidang keuangan (sektor non riil), saat itu usahanya dipercayakan kepada ahli spiritualnya yang benar-benar ia anggap seperti saudaranya sendiri. Akan tetapi inilah manusia penuh dengan sifat rakus & serakah, seolah-olah lupa akan Tuhannya, kepercayaan ini ia selewengkan dan al-hasil usaha teman saya merugi ratusan juta.

Maka sahabat dimanapun kita berada, don’t judges the book from its cover (jangan menilai buku dari covernya saja), tetapi bukan berarti saya mengajari untuk bersuudzon lo ^_^.

“Masalah” sepintas kalau kita amati adalah sesuatu yang mengganggu kenyamanan kita, tetapi kalau lebih kita sikapi dengan kepala dingin ternyata masalah itu sendiri ibarat ujian seorang siswa yang mau naik kelas ke tingkat lebih tinggi (kalau kita, naik level kehidupan yang lebih berkualitas, inilah bentuk kasih sayang Tuhan kepada kita). Tetapi selayaknya siswa, saat menghadapi ujian ada saja yang prosesnya baik & tidak baik (menyontek, ragu-ragu & percaya diri). Hasilnya sama ada yang naik kelas dan ada yang tidak naik kelas, begitu juga dengan kehidupan kita ini.

Setiap orang pasti memiliki masalah berbeda & tidak sama dengan yang lain, tetapi yakinlah bahwa masalah-masalah ini tidak mungkin diluar batas kemampuan kita (La yu kallifullohu nafsan illa wus aha / Allah tidak akan membebani suatu hamba diluar batas kemampuanya).

Mario Teguh pernah berkata, “kedamaian seseorang itu bukan disaat dia jauh dari masalah, tetapi saat dia mampu menghadapinya dengan anggun”. Untuk kita hari ini yang masih sedih karena masalah ( target penjualan jauh, pretasi turun,dikhianati teman, dimusuhi orang dan lain-lain), yuk kita bangkit lagi (kita hijrah lagi) atau bahasa motivatornya “move on” lagi, ambil nafas panjang & katakan “Tuhan hari ini saya pasti bisa”, & action lagi dengan lebih kreatif.

Semoga berhasil para sahabat, tanpa ada maksud menggurui mohon maaaaaf sekali kalau ada kata-kata yang menyinggung hati. Masalah satu selesei maka akan datang masalah lain lebih berat.

Semoga sukses untuk kita semua.amin
Tulisan pagi akhir bulan

kunjungi catatan FB penulis Klik disini
my partner www.platnama.com
my frend & teacher www.TeladanGroup.com

Musibah datang... Apa peran kita...

suasana banjir

penyerahan bantuan



Musibah tanah longsor di dusun Kompen, desa Ngrimbi, kecamatan Bareng, Kab Jombang setidaknya telah menelan korban sekitar 7 orang berdampak besar bagi daerah sekitarnya. Kejadian ini nyaris tidak pernah diprediksi karena daerah ini sangat jarang terjadi tanah longsor. Hari kemarin bisa dikatakan tanah longsor terparah di wilayah Jombang.

Sahabat beginilah kehidupan, sungguh tiada yang bisa menduga apa yang terjadi dimasa akan datang. Bersyukurlah bagi kita yang tidak tertimpa bencana alam, tetapi harus mendoakan saudara-saudara kita yang terkena musibah ini.

Sebenarnya saat musibah ini datang disekitar kita, banyak peran bagi kita untuk berpartisipasi beban mereka, diantaranya berbagi makanan/ obat, menjadi relawan, menyumbang atau apapun sifatnya yang bisa membantu mereka.

Banyak hikmah yang bisa kita petik dari kejadian ini, salah satunya adalah jatah Umur kita. Tidak ada yang tahu sampai kapan kita diberi kesempatan berkarya di dunia ini. Maka untuk itulah hidup sekali mari melakukan yang terbaik (berkarya) dan bermanfaat untuk orang lain.

Semoga sukses

Tukang bubur naik Haji di desa Miagan (desa kami)


Hari Rabu lalu saya bertemu dengan seseorang yang cukup memberikan inspiratif bagi saya, karena usahanya dalam mengumpulkan pundi-pundi finansial untuk mendaftar Haji dengan istrinya. Beliau adalah bapak Marsai, berumur 55 tahun, profesi sebagai penjual bubur sejak tahun 1988 sd sekarang.

Berbicara Haji tentu tidaklah asing ditelinga kita apalagi bagi umat islam, tetapi sebenarnya cukup menarik adalah proses dalam mengumpulkan (uang), mendaftar sampai saat haji itu sendiri. Karena ibadah haji itu adalah panggilan Allah, kebanyakan dari setiap orang memiliki cerita yang unik dan berbeda ketika mendaftar haji. Alhamdulillah, semakin lama banyak orang berbondong-bondong untuk mendaftarkan haji. Hal ini terbukti dengan lamanya pendaftar dalam pemberangkatan haji, semisal waktu daftar sekarang ternyata kurang lebih 13 tahun yang akan datang baru bisa berangkat, Subhanallah.

Untuk pergi ketanah suci memang diperlukan syarat dan ketentuan berlaku, diantaranya yaitu harus mampu. Nah bicara mampu tentu akhirnya kembali ke pribadi sendiri-sendiri. Pendapat para ahli mengatakan yang dimaksud mampu adalah mampu secara lahir dan batin.

Sahabat saya banyak meminta pengalaman beliau untuk menceritakan bagaimana perjuangannya hingga bisa mendaftar haji. Beliau menjual bubur keliling memakai rombong dengan harga per mangkoknya 1.500 rupiah, segmen pasar beliau adalah anak-anak SD. Dari saya kecil hingga sekarang ini beliau cukup istiqomah dalam menjalani rutinitasnya sebagai penjual bubur. Saya tanya berapa omzet penjualan perhari, dengan sederhananya dijawab jarang saya hitung yang penting cukup mas. (langsung saya senyum deh ^_^)

Sepertinya bukan omzet penjualan yang penting untuk pergi haji melainkan dari NIAT & KEYAKINAN dulu kata beliau. Dulu saya niat tetapi tidak yakin karena mana mungkin seperti saya bisa mendaftar haji. Tetapi setelah mengikuti pengajian-pengajian rutin, pikiran saya menjadi lebih terbuka bahwa kita memiliki Allah. Saat itulah saya memiliki NIAT & YAKIN cukup besar demi bisa mendaftar haji, walau juga harus menghidupi istri & 4 anak saya. Selama kita punya Niat & yakin pasti nanti Allah akan membantu mencukupi kekurangan kita. (jadi speachleees deh jadinya saya...)

Prinsip hidup beliau dengan istrinya adalah kesederhanaan, tidak malu dan pantang menyerah dan ia pegang betul dalil “Was tainu bi sobri wa sholah, wa inaha lakabirotun illa ala khosyiin” (Mintalah pertolongan dengan sabar & sholat, dan sesunggungguhnya sangat sulit kecuali bagi orang-orang yang kusyuk).

Tampak cerah dan segar di wajah beliau, sungguh tampak sujud ada diwajah beliau, hmmm menyejukkan untuk dipandang. Sahabat ini sekilas perjalanan seorang hamba Allah yang merindukan sang Pencipta. Sekarang bagaimana dengan ANDA....& kita semua, masihkah kita menyalahkan pekerjaan kita hari ini. Selama ada niat pasti ada jalan. Semoga cerita ini bermanfaat & maaf bila ada tulisan yg menyinggung perasaan pembaca. Mari berjuang bersama.

Salam Perjuangan...
Sukses untuk kita semua, amin
Mampir ke catatan FB (Klik Sini)

Ungkapan Inspirasi dari Puitis Hayes Jones


Sahabat Ungkapan ini sengaja saya ambil dari sebuah buku Motivasi
karena bahasanya begitu membakar semangat kita yang sudah padam, semoga bisa bermanfaat.

Ungkapan Hayes Jones

Hanya dengan bekerja keras kita dapat menikmati hasil sepanjang hari
Oleh sebab itu, tak pantas kita mundur.
Hendaklah kita berani bertahan.

Untuk meninggalkan lapangan itu soal mudah.
Yang sulit ialah tetap tegak bertahan
Untuk menangis karena kalah memang mudah.
Kemudian lenyap dari gelanggang untuk selamanya.

Untuk Merangkak dalam keadaan kalah itu mudah.
Akan tetapi, untuk berjuang terus sekalipun harapan
tidak kunjung datang didepan mata, itulah yang sulit.
Tetapi justru itulah yang merupakan pertandingan
yang paling seru dari segala jenis pertandingan.

Sekalipun Anda harus keluar dari gelanggang
dalam keadaan patah tulang atau babak belur
Cobalah sekali lagi

Untuk mati memang mudah.
Tetapi, untuk bertahan hidup itulah yang sukar dan
harus kita perjuangkan

Ungkapan puitis Hayes Jones, seorang atletik lari gawang pada saat Olimpiade di Roma tahun 1960-an itu memberikan makna sendiri bagi siapa saja yang sedang patah semangat, loyo, dan ambruk.

Jiwa Terbakar




Sahabat ini puisi untuk memotivasi seseorang (obat) &
alhamdulillah sudah boleh untuk di tampilkan di blog ini

Jiwa Terbakar

Taburan benih jatuh dengan suka
Sepi tanpa berkata tiada sengsara
Terus membakar kedalamannya,
Fungsi dan nadi berkobar menjadi magnet menggelora

Langkah-langkah kecil itu membahagiakan mentari
Mengejar elang dengan ketenangan
Memegang macan bagai gayung pemandian
Ribuan panah menghujam,,, tak sedikitpun menggores keraguan

Kebahagian bersama sang Alam
Menutup buruknya masa kelam
Dalam penantian panjang... Sang Bintang berkata
“Inilah Kehidupan Menantang”

Senin, 2 Desember 2013
Your young father (BS)

Waktu Tua yg cepat datang


Beberapa hari lalu saat saya mengantar ayah operasi mata karena daging tumbuh & katarak, rasa-rasanya saya melihat sebagian besar pasien di klinik itu usianya diatas 60 tahun semuanya.

Saya mendengar percakapan antar pasien dan pengantar pasien lainnya kurang lebih kebanyakan orang-orang mengatakan kalau usia sudah diatas 60-an saat itu ada saja penyakit yang menghampiri, mulai dari hernia, darah tinggi, diabetes, strok, sampai katarak ini. Maka dikala kita memiliki orang tua yang keadaannya sehat maka pantaslah kita bersyukur & berdoa kepada Allah agar dijaga kesehatannya beliau. amin3x

eh ternyata ada reunian kecil, ketika ayah saya waktu mengantri bertemu dengan temannya disaat dinas di sekolah dulu (teman plek) yang juga sama-sama mantan kepala Sekolah SD saat itu, saya amati ternyata cukup lucu juga rasa kangen dan terlihat juga nampak sifat kekanak-kanakan dari mereka berdua, betul sekali ternyata bahwa semakin tua diri kita ternyata mirip seperti anak kecil, alau itu tanpa kita sadari.

Sahabat waktu akan cepat berlalu, saat tua itupun akan siap menghinggapi diri kita. AA gym pernah mengatakan (lirik lagu),

Hidup didunia sebentar saja,
sekedar mampir sekejap mata,
jangan terpesona,
jangan terperdaya,
akhirat nanti tempat pulang kita 2x ,
akhirat nanti hidup sebenarnya

Aa gym berpesan kepada kita supaya dalam hidup ini tidak lalai dalam beribadah dan berkarya karena waktu kehidupan sebenarnya cepat berlalu secepat kita mampir (alias meninggal. Ada beberapa kemungkinan setelah kita meninggal, yaitu
1. Kita meninggal dan tiada yg mengenal kita (itu banyak terjadi & kasihan banget ya...),
2. Setelah kita meninggal berkat karya-karya kita orang-orang menjadi mengingat kita lalu berterima kasih kepada kita walau sudah di akhirat sana.

Ada 3 amalan yang tidak akan ada habisnya sepeninggal kita dari dunia ini, yaitu amal jariyah, ilmu yang bermanfaat & doa anak yg sholih/sholihah. Sahabat "Tua itu pasti & Bijaksana itu pilihan", berumur tua itu pasti sekali tetapi menjadi manfaat itu pilihan kita.

Saya pribadi mengajak semuanya untuk terus berlomba-lomba berbuat kebaikan & membuat karya-karya yg bermanfaat untuk orang lain. Memang hari ini kita bukan siapa-siapa tetapi 5- 10 tahun kedepan hasil karya & kebaikan kita yg kita rintis saat ini siapa tahu akan menjadi lahan amal yg terus mengalir kepada kita.amin

Salam perjuangan
Semangat Lebih Baik untuk kita semua
Mampir di catatan FB KLIK SINI

Translate

Kita Pasti Bisa

Kita Pasti Bisa
Berprestasi & Bermanfaat untuk sesama

Friends

Popular Posts

Hubungi Penulis

Nama

Email *

Pesan *

 
Support : Bagus Justice | Belajar Ekonomi Menyenangkan | Platnama
Copyright © 2013. JejakBagus.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger