Artikel terbaru Like/Subscribe untuk ikuti Jejakbagus.com

Pelopor Membaca adalah Anda

Warisan terbaik yang bisa diberikan para teladan terbaik dunia adalah ilmu, pengalaman, kebijaksanaan, dan sejarah hidupnya yang diabadikan dalam buku-buku. (bijakkata.com)

Beberapa waktu lalu saya berkumpul dengan para penggiat literasi di TBM (Taman Bacaan masyarakat) Jombang, acara bertajuk memperingati Hari Aksara Internasional menghadirkan beberapa orang hebat diantaranya pak Saifullah sahid seorang penulis berkelas yang masuk nominasi penulis terbaik di Kompasiana, Pak Fari dari PNFI dan Pak Yusron Amrullah yang disebut teman-teman profesor literasi, perwakilan dari Kemendikbud.

Taman Bacaan masyarakat atau TBM adalah salah satu wadah yang bergerak dibidang pendidikan yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan kembali minat baca masyarakat tanpa membedakan status sosial, ekonomi, budaya, agama, adat istiadat, tingkat pendidikan dan lain sebagainya

Menurut Unesco indeks prosentase masyarakat indonesia dalam membaca masih sekitar 0,001%, artinya dari 10 ribu orang hanya 1 orang yang membaca. Jumlah ini termasuk kategori rendah bila dibanding dengan negara-negara asia tenggara lainnya. Dari prosentase inilah membuat beberapa anak bangsa yang peduli tergerak menyerukan gerakan ayo membaca dengan kemasan berbeda-beda.

Gerakan ayo membaca sudah digalakkan oleh banyak kalangan diantaranya mas Lukman pendiri RBGM (Rumah Baca Gang Masjid) – Masjid Baitul Mukmin Alun-alun Jombang dan Alhamdulillah sudah mulai berjamuran taman baca masyarakat di wilayah Jombang. Walaupun dari prosentase yang ada tetap masih kurang dari harapan, tetapi inilah proses masih membutuhkan perjuangan berkesinambungan untuk membuat anak-anak sekarang suka membaca.

Pak Saifullah menuturkan bahwa salah satu cara meningkatkan pola baca anak sekarang tanpa paksaan sesuai pengalamannya adalah membiasakan menulis dengan aktivitas keseharian mereka, setelah terbiasa dan mentok ide akan tulisannya maka diberikanlah buku-buku bacaan untuk menambah wawasan, sehingga dari situlah para anak didik terinsipirasi untuk membaca.

Banyak sekali manfaat apabila suka membaca (baca : manfaat membaca), namun selalu ada tantangan menghadang diantaranya gadget yg semakin canggih seperti Android atau Iphone sehingga mengakibatkan sang anak menjauhi buku dengan alasan bahwa di smartphonenya itu ada artikel untuk dibaca, itu benar tetapi tingkat kemungkinannya cukup kecil untuk dibaca.

Semoga Perjuangan para penggiat taman baca, pelopor gerakan ayo membaca atau semacamnya terus tumbuh berkembang dan memberikan semangat menular kesemua lini sehingga masyarakat indonesia terinspirasi dan memiliki motivasi untuk membaca. Aamiin.

Ayo menjadi pelopor membaca, karena Pelopor Membaca memiliki LETUPAN BESAR adalah dari anda semuanya, minimal menginspirasi teman sekitar untuk senang membaca, teman sekitar menginspirasi teman laiinya dst.

Jadi ingat pesan AA Gym, mulai dari 3 M, Mulai dari diri sendiri, Mulai dari yang terkecil, Mulai sekarang juga.

Salam Literasi ^_^

LIKE halaman fanspage Jejakbagus ya, terimakasih

>>> Baca juga artikel Kekayaan tidak menjamin kebahagiaan

Kekayaan tidak menjamin Kebahagiaan

Tidak ada yang bisa menentukan berapa besar kekayaan seseorang hanya dengan melihat buku keuangannya. Hatilah yang membuat seseorang kaya atau tidak. Kekayaan seseorang dinilai dari perilaku dan wataknya bukan dari apa yang dia punya. ~ Henry Ward

Dalam menghadiri suatu majelis atau pertemuan setidaknya ada manfaat diantara 3 hal yang bisa diperoleh, 1. Menambah ilmu pengetahuan, 2. Menambah teman dan 3 menambah pengalaman.

Aksi damai 411 telah berlalu, alhamdulilah saya menemukan banyak teman baru yang berasal dari bermacam-macam tempat mulai Tulungagung, Surabaya, Tuban, Solo, Lampung hingga Medan.

Kebetulan saat ini saya akan bercerita tentang sahabat dari Tuban, saya menyebutnya mas Mulya. Sepintas kalau dilihat secara personal beliau sangat sederhana sekali tetapi setelah kita sharing bersama mengenai ilmu & pengalaman baru terlihat siapa beliau sesungguhnya.

Banyak orang berpikir bahwa dengan memiliki kekayaan yang banyak, harta berlimpah, rumah megah dan kendaraan mewah pasti membuat diri kita bahagia. Tetapi pengalaman dari mas Mulya tidaklah demikian, ketika orientasi didunia hanya bekerja menghasilkan uang tanpa melihat halal/ haram justru membuat orang tersebuat jauh dari kepuasan batin atau kebahagiaan.

Mas Mulya salah satu pemilik usaha tambang di Tuban ini mengembangkan bisnisnya ke dunia finansial. Disektor keuangan beliau mengikuti Trading dan bisa dibayangkan untuk berlatih ke master-master trading saja ia menghabiskan uangnya sebesar 30 juta. Setelah berlatih lama, saat ia sudah mahir trading dan konsultasi dengan gurunya, ia mengawali di dunia trading dengan investasi sebesar 50 juta. Alhasil dalam jangka waktu satu bulan uangnya bertambah menjadi 150 juta.

Melihat mudahnya dalam mencari uang, maka ia menjaminkan tanah-tanah yang dimiliki ke Bank untuk mendapatkan modal besar dan dimasukkan ke permainan Trading. Dalam Trading ini ia terus berjaya hingga memiliki uang Milyar sampai triliiunan.

Uang yang melimpah membuat hidupnya menjadi super Glamor bersama istrinya. Ia mempunyai 4 Sepeda Motor tipe Harley Davidson dengan harga cukup fantastis, walau 4 Sepeda motor tersebut jarang ada di garasi karena sering di pinjam Kapolres dan pejabat Tuban lainnya. Saat mobil Harier dengan tipe terbaru yang memiliki hanya bupati seharga 1,2 M, ia justru sudah memiliki kelas diatasnya dengan harga 2,1 M.

Sempat beliau dengan istrinya mencoba bersenang-senang dengan keliling ke Indonesia dan luar negeri tetapi uangnya tidak habis-habis, hmm masya Allah. Selain mengikuti trading mas Mulya juga ikut MLM produk kesehatan yang termasuk besar, tinggal beberapa strip lagi termasuk puncak tertinggi tuturnya. Gaji perbulan dari sini adalah 60 juta.

Namun makin hari dengan kehidupan glamornya membuat hatinya tidak tenang dan jauh dari kebahagiaan, seolah hidupnya kering tanpa makna. Dari situlah dia bercerita kepada sahabatnya perihal yang dialaminya. Setelah mendengar cerita dari sahabatnya, beliau mendapat rekomendasi dari temannya untuk menemui seorang ustad agar di Ruqyah.

Mendengar saran temannya, mas Mas Mulya tertarik dan mengunjungi lokasi ustad sesuai rekomendasi temannya. Singkat cerita ketika bertemu dengan ustad , ia menceritakan banyak perihal kehidupannya, pertanyaan dari ustad yang tak terlupakan adalah apakah sholatmu tepat waktu dengan kehidupan saat ini , dan ia jawab biasanya sholat di akhir. Ternyata sahabat, sholat saat akhir-akhir waktu salah satu yang membuat hati tak tenang. Hayooo siapa biasanya yg akhir-akhir sholatnya.

Saat di Ruqyah mas Mulya merasa tenang hatinya, ia merasa kondisi seperti ini yang ingin dicarinya. Setelah selesai meruqyah sang Ustad menuturkan bahwa banyak orang diluar sana kembali ke Allah dengan kondisi keuangan terpuruk atau ditipu orang lain, tetapi kondisi mas Mulya berbeda saat ini masih diatas. Subhanallah Hidayah Allah.

Setelah mendengar cerita kondisi dirinya mulai keluarga hingga pekerjaannya, sang ustad banyak memberikan tausiyah kepada mas Mulya dan membuat mas Mulya sering mendatangi kediaman sang ustad. Suatu ketika Sang Ustad menjelaskan pandangan Islam dengan kitab-kitab yang ia miliki tentang Trading & MLM.

Dari sinilah mas Mulya mendapat tantangan Luar Biasa untuk meninggalkan aktivitas Trading dan MLMnya, Hutang Bank yang ada tidak boleh dilunasi dari tabungan Trading & MLM nya, tetapi dari usaha tambangnya, karena dirasa pekerjaan itu yang paling halal dan tidak samar-samar. Justru Tabungan Trading & MLM disedekahkan untuk pembangunan jalan tanpa mengharap pahala dari nya.

Memang cukup banyak perubahan terjadi dengan diri mas Mulya, banyak orang yang menentangnya termasuk istrinya yang belum siap dengan gaya hidup Super Glamor menjadi sederhana. Tetapi berkat pengertian secara istiqomah dan doa akhirnya sang istri menerima dengan keadaan yang ada dan ikut senang dengan keadaan sekarang, anak-anaknya pun sekarang di sekolahkan di Pondok Pesantren.

Mas Mulya juga memiliki bisnis kuliner, alhamdulillah yang penting bisa membuka lapangan pekerjaan buat orang lain. Selain itu juga, setelah 3 tahun ia bergabung menjadi tim pe-Ruqyah di Tuban karena ia merasa yang dilakukan saat ini membuatnya lebih tenang, damai dan bahagia dari sebelumnya.

Itulah kisah Luar Biasa dari sahabat dari Tuban, semoga kita bisa mengambil hikmah dari ini semua.

Semangat Berkarya, Semoga Sukses Berkah. aamiin

>>> Baca Juga : Selalu ada Peran Dalam Kehidupan (Tipe Aksi)

Kepahlawanan Nasional dalam jiwa Pelajar dan Pemuda Bangsa

Selama benteng-benteng Indonesia masih mempunyai darah merah, yang bisa membikin secarik kain putih. Selama itu kita tidak akan menyerah pada siapaun juga. MERDEKA atau MATI. Bung Tomo (1920-1981, Pahlawan Nasional)

Penggalan pidato heroik dari Bung Tumo melalui stasiun radio mampu membakar semangat perjuangan arek-arek Surabaya yang memilih berperang dan mengabaikan ultimatum pimpinan tentara Inggris, Mayor Jenderal Mansergh (Pengganti Brigadir Jenderal AWS Mallaby yang tewas) untuk menyerah. Pekikan heroik ”Merdeka atau Mati” terbukti mampu membuat arek-arek Surabaya dengan senjata seadanya tak gentar dengan perlengkapan tentara Inggris yang begitu canggih pada saat itu.

Peringatan Hari Pahlawan ini hendaknya dijadikan sebagai cermin atau refleksi tentang pengorbanan, keteladanan, dan keteguhan untuk menggapai harapan masa depan dengan terus belajar dan belajar, bekerja dan bekerja dengan penuh kesungguhan dan tak kenal kata menyerah. Meski saat ini kita tidak berjuang mengangkat senjata untuk mengusir penjajah tetapi peran para pelajar dan pemuda sangatlah penting dalam membangun Indonesia yang maju dan bermartabat.

Di era modernisasi ini, ilmu dan teknologi maju begitu pesat, penjajahan tidak lagi berkutik di wilayah kekerasan melainkan sudah diranah lebih halus (dunia maya) seperti di jejaring sosial atau media internet lainya. Para pelajar & pemuda kita seolah dibuat apatis (tidak peduli) terhadap lingkungan sosial sekitar. Mereka lebih senang berkutat di IG, FB, Twitter, BBM, Lan, game internet atau lainnya.

Tidak tanggung pula untuk menggerogoti akhlak para pelajar & pemuda kita banyak bermunculan situs-situs tak bertanggung jawab dan video-video yang bebas sensor. Belum lagi Presiden telah menyatakan Indonesia sudah darurat bahaya narkoba yang rawan menghancurkan masa depan mereka, sesuai data BNN jumlah pemakai Narkoba meningkat signifikan hingga 5,9 juta.

Semuanya bila tidak diatur dan terkontrol dengan baik bisa membuat jiwa para pelajar & pemuda saat ini “mengkerdil” dan mereka tidak menyadari bahwa kedepan persaingan sumber daya manusia semakin meningkat. Belum lagi dengan adanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) dimana terdapat persaingan bebas diwilayah Asia Tenggara.

Momentum Hari Pahlawan

Hari Pahlawan tidak akan menjadi makna LUAR BIASA bila para stake holder bangsa ini masih sibuk mengutamakan kepentingan pribadi atau kelompoknya. Masa depan Bangsa Indonesia sangatlah ditentukan oleh para generasi muda bangsa ini. Karena itu, setiap pemuda Indonesia, baik yang masih berstatus pelajar, mahasiswa ataupun yang sudah menyelesaikan pendidikannya merupakan faktor penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan mempertahankan kedaulatan negeri ini dari para penjajah.

Generasi muda adalah generasi harapan bangsa sehingga sudah sepantasnya semua pihak yang ada di negeri ini banyak memberikan wadah-wadah potensial agar mereka lebih kreatif & berjiwa pejuang. Peranan pelajar & pemuda tentunya masih sangat diperlukan untuk mewujudkan dan melanjutkan cita-cita bangsa ini sebagai tonggak estafet dari para pahlawan terdahulu.

Semoga momentum Hari Pahlawan Nasional ini memberikan Semangat Baru kepada seluruh elemen bangsa untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dalam menggapai cita-cita bangsa, yaitu Indonesia yang lebih baik kedepannya.

Dan kita sebagai generasi penerus harus senantiasa mendoakan arwah para pahlawan agar di terima di sisi Allah SWT. Semoga bangsa ini senantiasa dalam lindungan Nya tetap dikaruniai kemerdekaan dan persatuan. Aamiin.

Like Halaman Fans Page Jejak Bagus, terimakasih

Selalu ada Peran dalam Kehidupan ( Tipe Aksi Damai )

Urusan kita dalam kehidupan bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi untuk melampaui diri sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini (Stuart B. Johnson)

Sahabat, dulu saya pernah menulis tentang Kehidupan Itu seperti Cerita didalam Film & Kita Artisnya, baca : Cerita Kehidupan didalam film.

Tak terasa sudah beberapa hari lalu mengikuti Aksi Damai 411, dari sini banyak hal yang bisa didapat untuk dijadikan inspirasi kehidupan. Terlepas pro & kontra dari sejumlah masyarakat terkait Aksi itu sendiri. Sebenarnya saya juga tidak terbesit mengikuti aksi tersebut tetapi dari hari ke hari hati ini rasanya gundah gelisah (ngutip para pujangga he3x), sehingga setelah istkharah, bismillah & mengambil keputusan untuk ikut Aksi Damai.

Dalam aksi tersebut saya melakukan long march bersama teman-teman IIBF (Indonesian Islamic Bussines Forum) yang berasal dari berbagai kota di Indonesia. Saat di lokasi saya mengamati suasana para pendemo dan bisa memasukkan para pendemo dengan beberapa tipe, diantaranya
1. Tipe Pendemo Serius (Mode ON), tipe ini adalah orang-orang yang melakukan aksi dengan semangat juang tinggi dan tak kenal lelah.
2. Kedua, Tipe Pendemo Super, walau mereka terlihat cacat ataupun sudah tua tetapi tetap mengikuti aksi damai dengan tujuan mulia, kalau melihat ini saya menjadi terharu deh, weeess luar biasa.
3. Ketiga, Pendemo tipe Cuek Bebek, hehehe bukan bebek yang cuek tetapi sifat manusia yang sangat cuek. Orang –orang dalam tipe ini tidak mempedulikan keadaan sekitar, membuang sampah sembarangan, bunga-bunga diduduki sehingga menjadi rusak, tidak berbagi kepada sesama saat sebelahnya kehausan. Intinya fokus ke aku ya aku. Hmmm Berat orang seperti ini diobatinya tetapi semoga mendapat hidayah dari Allah. Aamiin.
4. Keempat, Pendemo berhati Malaikat, orang-orang ini memiliki kepekaan sosial yang tinggi, diantaranya membagikan makanan/ minuman kepada seseorang di sekitarnya (hmm tapi bukan yang mengandung racun ya), membawa plastik hitam besar agar pendemo tidak membuang sampah di jalanan, berbagi air untuk wudhu.
5. Kelima, Pendemo Kontroversial, orang-orang dalam tipe ini ketika berorasi/ aksi menggunakan kata-kata tidak sopan atau yang bisa memancing emosi orang lain.
6. Tipe Pendemo figuran, hehehe sepertinya ini juga banyak, dalam tipe ini seseorang mempunyai niat hanya ingin menyemarakkan suasana, berfoto-foto dengan teman-temanya atau selfi-selfi untuk di upload di medsos, intinya sebagai pelengkap... walaupun seperti itu tanpa tipe figuran ini suasana kurang meriah.

Sahabat, beberapa tipe itulah hasil pengamatan natural di lokasi aksi walau tidak menutup kemungkinan ada tipe-tipe yang lain ^_^, termasuk mana ya anda ...

Alhamdulillah Aksi Damai 411 yang diikuti sekitar ratusan ribu hingga jutaan orang bisa berlangsung damai sesuai dengan waktu rencana aksi yaitu setelah sholat jumat sampai sore. Sedangkan untuk konflik yang terjadi setelah isya, semoga diusut tuntas dan berkeadilan oleh aparat yang berwenang. Aamiin.

Sahabat, tulisan diatas adalah bahasan ringan yang memberikan pelajaran bahwa setiap kehidupan ini selalu terdapat suatu peran bagi setiap manusia.

Semangat Berkarya & Berbagi semoga sukses & hidup mulia. aamiin

Like Fans Page : Jejakbagus , terimakasih

Bersyukur untuk Kuat & Bijak

“Bersyukur utk senyuman yg kau bagikan & air mata yg kau tumpahkan. Senyum membuatmu lbh kuat, air mata membuatmu lbh bijak.”

Sahabat dalam hidup ini pasti kita takkan lepas dari berbagai aral rintangan cobaan menghadang. Begitu juga di dunia pekerjaan, ketika satu masalah selesai maka akan muncul masalah lainnya. Percaya atau tidak justru bersyukur dengan adanya masalah itulah bisa membuat kita menjadi lebih kuat dan bijak.

Tempo hari saya bertemu dengan seorang teman bernama Iba, memang unik namanya. Ia berprofesi sebagai petugas kebersihan yang setiap harinya berjalan dengan gerobak warna kuning mengambil sampah dari rumah kerumah untuk di letakkan ke TPS (tempat pembuangan sampah).

Sampah, kotoran, bau busuk menyengat bahkan belatung sudah tak menjadi masalah baginya karena ia menganggap itulah sumber kebahagiaan. Yang membuat ia mencintai profesinya bukanlah karena jumlah gaji yang diterima melainkan pekerjaan ini sangatlah jarang diminati oleh para pemuda zaman sekarang sehingga ia ingin bersedekah dengan membagikan tenaganya melalui pekerjaan ini.

Usianya sekitar 35 tahun memiliki 1 anak, sudah bekerja sekitar 15 tahun tetapi wajahnya masih terlihat segar, karena ia selalu mensyukuri dengan keadaan yang ada dan tersenyum saat bertemu orang lain. Ia menuturkan bahwa banyak teman sebayanya terlihat tua karena sangat “spaneng”/ pikiran terlalu tegang ketika menghadapi masalah hidup dan kurang mensyukuri dengan pekerjaanya yang ada. Dan banyak wejangan bijak lainya kepada saya.

Sahabat, seringkali kita merasa kurang beruntung, mendapat gaji kecil karena melihat teman-teman diluar sana terlihat lebih sukses & besar gajinya meskipun sangat jarang melihat kesusahannya.

Inilah hidup, rumput tetangga selalu lebih hijau, maka apapun yang terjadi tingkatkan rasa syukur kita dengan melakukan yang terbaik saat ini. Ingat jangan terjebak dengan paradigma bahwa rezki dilihat dari jumlah uang dan gaji tetapi lebih luas dari itu, seperti kesehatan, keluarga bahagia, memiliki tim kompak dan lainnya lagi.

Jangan banyak mengeluh, selama melakukan yang terbaik, yakinlah suatu saat Allah menguatkan diri kita menjadi pribadi hebat bermanfaat untuk umat. :-)

Jangan lupa banyak bersyukur, Semoga berhasil. aamiin

Jangan Bersedih, Rezki bisa datang tak terduga

......Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.... ( Q.S.65 ;2-3)

Sahabat rezki itu bisa datang dari arah tiada disangka, terkadang kita mengeluh dengan hasil yang tak sesuai harapan, apalagi untuk merintis usaha tersebut membutuhkan perjuangan super berat. Namun, yakinlah selama niat kita untuk kebaikan pasti Allah takkan “diam” dan memberikan solusi terbaik yang kita sendiri tidak bisa membayangkan.

Beberapa waktu lalu saya berjumpa dengan teman bernama Slamet, seorang montir mobil di Jombang. Ia bercerita bahwa ingin membantu adiknya membelikan truk untuk dibuat usaha, kebetulan setelah mencari info di media-media sosial terdapatlah truk yang sesuai dan masih bagus di daerah Madura.

Saat dihubungi via telpon, penjualnya mengangkat dan meyakinkan bahwa barangnya masih ada 90% bagus dan ready, kemudian Slamet menanyakan rute ke daerah tersebut dan dijelaskan dengan gamblang oleh penjual tersebut. Karena sudah jelas, Slamet dengan penuh yakin berangkat ke sana dengan harapan melihat truk tersebut dan membelinya bila sesuai.

Ketika dalam perjalanan, penjual truk tersebut menelpon bahwa ada yang mau membeli truk tersebut oleh orang lain, supaya tidak dilepas maka ia meminta agar diberikan DP (uang muka) dulu sebesar 1,5 juta rupiah. Dalam hati Selamet merasa ada kejanggalan, biasanya kalau minta ditransfer terlebih dahulu barangnya pasti abal-abal. Tetapi saat itu “entah mengapa” dalam hati tak ada keraguan bismilah maka ia mentransfer ke rekening penjual tersebut. Setelah melewati pelabuhan penghubung Surabaya Madura dan memasuki daerah madura, ia menghubungi nomor penjual tadi yang biasa ditelpon tetapi anehnya tidak bisa dihubungi lagi.

Sontak dalam hati bahwa ia merasa sudah tertipu. Dengan tubuh capek wajah letih ia duduk disuatu tempat, sempat melamun kebingungan tiba-tiba ada seseorang yang menegur. “Mas mau kemana kok melamun, ada keperluan apa”, tanya sosok orang tua dengan penampilan biasa. Dengan lelah Slamet menceritakan semuanya kepada orang tua tersebut. Setelah bercerita & terjadilah tukar pikiran, orang tua tersebut menasehati agar bersabar dan meminta alamat Slamet bahwa suatu saat ia akan datang kerumahnya untuk meminta bantuanya.

Seminggu setelah kejadian itu, Slamet berusaha melupakan semuanya, dan tiba-tiba ia didatangi orang tua yang bertemu di Pelabuhan dan bermaksud ingin dicarikan bahan-bahan yang berhubungan dengan kapal. Sempat kaget karena Slamet tahunya mobil, ia menceritakan bahwa dirinya belum ada baground di perkapalan tetapi orang tua tersebut tersenyum dan akan memberitahu caranya.

Baru diketahui bahwa orang tua tersebut adalah pengusaha kaya dari bali, salah satu usahanya adalah menyewakan kapal untuk turis. Dari sinilah awal ceritanya kehilangan 1,5 juta diganti Allah dengan puluhan hingga ratusan juta. Alhamdulillah sungguh tidak disangka-sangka rezki datang kepada kita. “kata Slamet”.

Sahabat bisa jadi kisah seperti ini terjadi kepada kita dengan kasus berbeda. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari setiap kejadian yang ada dan senantiasa bersyukur dalam meraih cita-cita.

Semoga bermanfaat dan sukses untuk kita semua. Aamiin3x

Maaf dari Langit


Orang yang LEMAH tidak bisa memaafkan, Memaafkan adalah sikap orang PERKASA. - MAHATMAGANDI

Sahabat, dalam mengarungi samudra kehidupan ini terkadang kita melakukan kesalahan yang bisa disengaja maupun tidak, begitupun juga orang lain. Kesalahan yang ada adalah sesuatu yang bisa kita jadikan pelajaran agar menjadi lebih baik dimasa akan datang.

Meminta maaf atau pun memaafkan adalah perbuatan luar biasa, dikatakan Mahatmagandi hanya orang yang mampu menerima maaf adalah sikap orang perkasa.

Semoga kita bisa belajar mengambil tiap butiran-butiran HIKMAH dalam setiap kehidupan yang sebentar ini. Alhamdulillah, berikut sepatah puisi dari tangan yang tidak biasa menorehkan kata-kata indah dalam lautan pena.

Maaf dari Langit

Perjalanan ini menatap keberkahan
Masalah & sayang bumbu kebahagiaan
Tak pernah lelah jiwa memanjat
Tebing tinggi nan berjauhan
Dengan kerendahan tersirat, mendambakan keikhlasan

Terbit mentari menyinari cakarawala cinta
Gelora harapan kian terbuka
Tapi mendung datang kian tiba-tiba
Membuat angkara bernyanyi ria
Bahan bakar kita menjadi utama
Karena hidup yang mulia

Awan Hitam menutup keceriaan
Air hujan membawa kesedihan
Maaf dari langit ku torehkan mendalam
Demi senyummu yang tersimpan

Bagus Sulaksono
7.05
7 Nov 2014 (puisi tahun lalu)

# he3x sesekali upload puisi sahabat, pengalaman pribadi 1 tahun lalu
# bisa minta bantuan LIKE ya halaman Fans Page di Jejak Bagus , makasih

Selalu Hidup dengan Tujuan

If you want to live a happy life, tie it to a goal, not to people or objects - Albert Einstein

Jika kamu menginginkan untuk hidup dalam kehidupan yang bahagia maka gantungkan itu pada sebuah tujuan, bukan pada orang lain atau benda benda. - Albert Einstein

Iya, apa yang disampaikan Albert Eistein terkadang menggugah pikiran kita agar senantiasa memiliki tujuan dalam hidup ini, terkadang kita sudah memiliki tujuan tetapi seiring perjalanan ke arah tersebut terkadang penuh ombak duri badai yang menghadang, sehingga membuat kita terlena dan lupa dalam membuat setiap langkah yang seharusnya hebat menjadi biasa-biasa saja.

Sahabat, beberapa waktu lalu saya di mintai adik-adik Himpunan Mahasiswa jurusan Pendidikan Ekonomi UNESA untuk mengisi materi kepada mahasiswa baru tentang “Emotional Spiritual Quotient” di Ponpes Darussalam Lawang Malang. Acara yang bertema membentuk mahasiswa menjadi calon pendidik yang profesional dan berkarakter, alhamdulillah berjalan dengan antusias dan “apik”.

Mereka kita ajak untuk membuat tujuan dalam perjalanan kuliahnya ini, tujuan yang tidak sekedar sukses didunia saja melainkan diakhirat juga. Kita berikan contoh orang-orang yang lemah spritual telah menghabiskan waktunya untuk hal-hal yang tidak produktif dan diakhir hidupnya meninggal dengan keadaan yang cukup mengenaskan.

Para mahasiswa ini adalah aset dan masa depan negara kita, mereka sebagai pelopor perubahan, perubahan sistem, perubahan kehidupan bangsa. Sejarah mencatat, mahasiswa mulai menunjukkan perannya dalam Sumpah Pemuda (1928), Proklamasi (1945), Orde Baru (1966), dan Reformasi (1998). Sehingga maju tidaknya negara kita dimasa akan datang bisa dilihat dari para mahasiswa dan pemudanya saat ini.

Hidup sekali harus bermakna & berarti bagi orang lain. Tanpa ada rasa menggurui atau apapun itu, karena yang membaca ini calon orang-orang hebat semuanya, amin.

Mari menghidupkan tujuan yang mungkin telah lusuh tak terjamah, diam tak bersenandu, dan gelap tak bersinar karena tertutup asap kalbu.

Semangat Berjuang Sahabatku
Semoga Sukses...
Yakusa (yakin usaha sampai)

# jika tulisan ini baik bisa dishare
# Bisa minta bantuan di LIKE ya halaman Fans Page sy di JEJAK BAGUS , makasih
# Bisa dilihat obrolan teman - teman di SINI KLIK

Kesederhanaan Membawa Kesuksesan

Sahabat SSC rasanya tidak lengkap bila kita tidak mengetahui sosok satu ini, alumni SSC Area Jombang yang memiliki banyak prestasi hingga tahun ini ahamdulillah bisa menembus salah satu PTN favorit di Indonesia yaitu Universitas Airlangga jurusan Psikologi.

Dia adalah Lili Dwi Novianti yang akrab dipanggil Lili bergabung di SSC sejak kelas 11 hingga 12 SMA, terlahir di Jombang 19 tahun lalu merupakan sosok sederhana yang pandai , tekun dan periang. Lili sendiri tidak pernah mengira bahwa dirinya akan menjadi siswa berprestasi, tetapi menurut alumni SMAN Mojoagung ini apa yang dialaminya semua bukanlah secara kebetulan, melainkan hasil jeri payahnya dan orang-orang yang tidak bosan untuk memberikan motivasi maupun doa kepadanya.

Lili sebenarnya terlahir dengan latar belakang keluarga yang bisa dibilang menengah kebawah secara finansial, tetapi karena hal inilah dia tidak bisa tinggal diam dan pasrah menerima nasib keadaan yang ada, tekad anak pertama dari dua bersaudara ini selalu berusaha mencari cara agar bisa meringankan beban orang tuanya dan membantu perekonomian keluarga supaya kedua orang tuanya kelak bisa beristirahat dan menikmati di masa tuanya. Amin.

Keinginan itulah yang sejak kecil ada pada dirinya. Ibarat tanaman tumbuh memiliki cabang, berdaun dan berbuah hingga waktunya tiba menjadi pohon yang tinggi, kokoh dan kuat, ungkap alumni SMPN 1 Mojosari ini. Lili bersyukur diberikan kehidupan seperti ini oleh Allah, karena bisa banyak belajar memaknai hidup.

Ketika masih SMP teman-temanya bisa bermain bersama sepulang sekolah, justru waktu Lili dihabiskan untuk mengikuti ektrakulikuler, rapat organisasi dan les di lembaga bimbel dari kelas 9 SMP karena ia yakin bahwa selalu ada manfaat dimasa yang akan datang dari apa yang dilakukannya. Disaat mereka sudah bisa mengendarai motor, lili hanya bersepeda dan cukup bersepeda kemana-mana. Pulang menjelang sore dan menikmati dengan keadaan yang ada tanpa mengeluh.

Ketika SMA teman-teman bisa pergi keluar bermain, makan, ngedate atau naudzubillah bahkan berani menggunakan uang SPP untuk jajan dan merasakan remaja yang sesungguhnya saat itu. Justru waktu tidak digunakan dengan sia-sia oleh anggota Pramuka & Paskibra ini dengan berusaha mencari beasiswa dan mengajukan keringanan membayar biaya sekolah. Saat pulang hingga larut malam, karena jarak yang ditempuh dari Sekolah ke rumahnya sekitar 13 km dengan menggunakan angkutan desa. Untung saja, hingga pukul 8 malam masih ada angkutan desa (H2) penghubung Kecamatan Mojoagung ke Mojowarno. Tidak hanya itu waktu pulang pun ketika tugas tidak begitu banyak digunakan Lili membantu orang tuanya berjualan Soto di daerah Mojowarno.

Pernah waktu itu sepulang dari ekskul Paskibra, papar pengalaman lili, dia dan temannya menunggu mobil Angkutan desa (len) hingga pukul 7.30 malam tetapi tak kunjung tiba. Dan bersamaan pada waktu itu terdapat mobil Ambulans RSK Mojowarno yang tak jauh dari rumahnya. Akhirnya dia bersama temannya memberanikan diri menanyakan apakah boleh menumpang. Alhamdulillah, berkat kebaikan hati pak Sopir Ambulans kami diperbolehkan. Saya juga sering menerima tawaran orang berhati malaikat yang bersedia mengantarkan saya saat pulang, ungkap pemudi yang saat ini bergabung di Relawan Muda Indonesia. Tidak hanya tumpangan didapat tetapi nasihat maupun semangat untuk berprestasi merupakan sesuatu yang sangat bernilai.

Menurutnya bertemu dengan orang baru dan suasana baru sangat mengasyikan, tetapi harus memfilter apa saja yang harus diambil dan dijadikan penyemangat dan motivasi dari orang-orang tersebut. “Jadilah dirimu sendiri”, memberikan kesan yang baik dengan perilakumu, jaga lisan dan tata krama juga mempengaruhi orang yang akan bersikap kepada kita. Tetap rendah hati jika dipuji atau sebaiknya. Alhamdulillah, menuaikan hasil yang tak terduga. Semakin kita berbuat baik semakin banyak pahala dan banyak yang berbuat baik juga kepada kita. Ada saja waktu dimana kita membutuhkan pertolongan dan tiba-tiba Allah memberikan anugerahnya, tutur mahasiswi UNAIR jurusan Psikologi saat ini.

Beberapa prestasi yang ia dapat saat SMA, LKBB KOBBAR SMAN 1 BANGIL tingkat Jawa Timur tahun 2013, LKBB (Lomba Kegiatan Baris Berbaris) STEISIA SURABAYA tingkat Jawa Timur tahun 2013, JUARA 2 ARTIKEL ILMIAH UNIV. AIRLANGGA SBY tingkat Provinsi dan JUARA 3 JUNIOR WRITERS MAGNA OLYMPUS INDONESIA tingkat Nasional serta Masuk PTN Unair jurusan Psikologi dengan jalur Bidik Misi.

Aku bukan anak yang baik. Tetapi aku berusaha menjadi yang terbaik untuk orang-orang disekitarku. Menjadi anak yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Kata mutiara dari Lili.

Tips untuk adik-adik agar sukses permintaan pak Bagus :
1. “Better try than never”. Kalian nggak bakalan tahu kalau nggak mencoba sesuatu hal yang baru. Jadikan itu sebagai tantangan buat kalian.
2. Berusaha dan doa, tirakat (puasa sunah senin & kamis), sholat dhuha, tahajjud, istiqarah, sholat taubat juga. Banyak berdoa, dzikir ngaji juga yaaa.. ~Man jadda Wa Jadda.
3. Cari bakat dan minat kalian. Di dunia ini banyak yang pintar tapi karena “malas” jadi begitu saja deh. Setelah menemukan bakat dan minat kalian, asah dengan baik. Agar kalian perlahan menjadi seseorang yang mempunyai keahlian yang berbeda dan bisa dijadikan tolak ukur dengan keahlian yang lain.
4. Jangan sesekali bikin ortu kalian sedih bahkan sampai menangis.
5. Percaya kalian pasti bisa. Doa kalian pasti didengar kok, untuk terwujud ga segampang itu. Karena Allah Maha Tahu yang terbaik untuk kita. “Kun Fayakun”.

* ditulis di buletin SSC

Fb/Twitter/Instagram : Lili Dwi Novianti/@Lili_dwinov/Lilidwinov

Alhamdulillah ini tadi secuplik cerita tentang siswa saya LILI DWI NOVIANTI,
semoga bisa bermanfaat dan kita ambil hikmahnya. Kalau dia bisa adik-adik pasti bisa??? ....
kita tunggu ceritamu selanjutnya...

Salam SSC dua...
Future Education, today..





Semangat Ibadah Qurban dalam meraih Prestasi

Sahabat SSC, marilah senantiasa bersyukur kepada Allah Swt karena kita masih diberi kesempatan hidup di muka bumiNya, sehingga pada saat ini bisa bertemu dengan bulan Dzulhijjah, utamanya pada tanggal 10 Dzulhijjah yang disebut dengan hari raya Idul Adha atau hari raya Qurban.

Bulan Dzulhijjah ini disebut bulan haji, karena di bulan ini tepatnya pada tanggal 10 dzulhijjah semua hamba-hamba Allah yang mampu ekonomi & fisiknya telah berkumpul di padang Arofah dengan pakaian serba putih, menundukkan wajahnya kehadirat Allah dengan tujuan satu yaitu mengerjakan ibadah haji untuk mengharapkan ridho dan magfiroh Allah Swt.

Selain itu bulan ini disebut dengan Hari Raya Qurban atau Idul Adha, karena seorang muslim mendapat kesempatan untuk beramal bakti dengan menyembelih hewan kurban. Menyembelih binatang kurban itu tidak hanya dilakukan oleh orang-orang yang menunaikan ibadah haji di Mekkah, tetapi bagi semua muslim yang mampu dimanapun berada dan kemudian daging kurbannya dibagikan kepada yang berhak.

Dalam Al-Quran surat Al Kautsar Allah memerintahkan :
“Maka sembelihlah untuk Tuhan dan berkorbanlah”.

Ibadah kurban yang pernah dijalankan Nabi Ibrahim AS saat akan menyembelih putranya (Ismail), sebelum diganti dengan seekor kibas (domba) oleh Allah SWT, bukanlah sekedar penyembelihan hewan kurban tanpa nilai rohani, melainkan wasilah, cara atau jalan untuk mencapai keihklasan, kepasrahan & ketakwaan kepada Allah Swt.

Sahabat SSC bentuk Ketakwaan, Kepasrahan dan Keikhlasan Nabi Ibrahim beserta putranya Ismail a.s merupakan perpaduan indah & patut diteladani bagi umat manusia sepanjang zaman (dulu, sekarang & masa depan).

Dari sinilah seharusnya menjadi motivasi & pelajaran bagi kita semua agar bersemangat mengorbankan segala waktunya seperti belajar atau aktivitas lainya yang berguna di dasari dengan niat ikhlas ibadah kepada Allah Swt .

Seperti halnya putra Ismali yang diganti domba sebelum penyembelihan oleh Allah, maka segala waktu yang telah kita korbankan atas nama Allah, semoga akan diganti Allah berupa “prestasi” yang luar biasa. Aamiin.
Semoga bermanfaat dan semangat idul Kurban dalam menggapai ketakwaan kepada Allah Swt.

Salam SSC satu “senyum, semangat, Cinta”

By : bagus sulaksono
* ditulis untuk buletin bulanan bimbel SSC

Wawasan :
Idul Adha dan Idul Fitri jadi hari libur sekolah di NewYork

Translate

Kita Pasti Bisa

Kita Pasti Bisa
Berprestasi & Bermanfaat untuk sesama

Friends

Popular Posts

Hubungi Penulis

Nama

Email *

Pesan *

 
Support : Bagus Justice | Belajar Ekonomi Menyenangkan | Platnama
Copyright © 2013. JejakBagus.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger